news okezone.com
Okezonenews » Home » Resensi » Menaklukan MIPA dengan Cinta

getting time ...

RESENSI

Menaklukan MIPA dengan Cinta

Jum'at, 22 Juni 2012 10:12 wib

Judul Buku : Aku, Kamu atau MIPA ?
Penulis : N. Kharisma Rosalina
Penerbit : Real Books
ISBN : 978-602-19427-6-5
Cetakan I : April 2012
Tebal : 187 Halaman

Cinta bisa membuat orang menjadi gila, cinta mampu mengubah manusia menjadi pujangga, cinta sanggup menjadikan orang penakut menjadi pemberani & karena cinta lah yang telah mengantarkan aku menjadi orang yang mampu menaklukan MIPA.
    
Ungkapan di atas merupakan gambaran mengenai sebuah novel dengan judul Aku, Kamu atau MIPA yang dikarang oleh N Kharisma Rosalina.
    
Dunia remaja memang selalu asik untuk ditulis, diceritakan, apalagi dengan alur kisah yang bisa membuat kita hanyut dalam hayalannya.
    
Novel ini sangatlah unik, menarik serta mempunyai cita rasa serta greget yang berbeda ketika kita membacanya. Karena selain unik, novel cinta ini juga mengajarkan tentang proses mencintai salah satu mata pelajaran yang banyak menjadi momok menakutkan bagi para pelajar dalam dunia pendidikan. Sehingga, novel ini tidak sekadar novel remaja yang romantis namun juga sarat akan nilai–nilai pendidikannya.
    
Oleh karena itu novel ini tidak hanya cocok untuk kalangan muda, namun juga pas untuk para pendidik untuk mengajarkan materi yang bersifat eksak agar para muridnya lebih bisa menyukai serta memahami mata pelajaran tersebut. Karena tak bisa dipungkiri, banyak pelajar yang merasa menjadi musuh saat harus berhadapan dengan rumus  hitung–hitungan matematika, fisika, dan kimia.
    
Selain itu, tak banyak penulis yang mengupas tentang phobia MIPA. Tapi penulis novel ini berhasil memadukan antara MIPA & Cinta. Kemudian di bumbuinya novel ini dengan konflik cinta yang rumit, kata–kata yang renyah, gaul slengekan khas anak muda, sehingga novel ini ringan dibaca tanpa kening berkerut. Jadilah novel ini menggelitik dan menyegarkan.
    
Tokoh yang ada dalam novel ini bernama Egy merupakan gambaran seorang cewek yang mempunyai jiwa serta semangat juang yang tinggi dalam menggapai semua cita–citanya, termasuk tantangan menaklukan mata pelajaran MIPA yang selama ini menjadi musuh bebuyutan dalam hidupnya. Dalam perjalanannya, Egi selalu dihadapkan dengan berbagai masalah yang datang silih berganti. Mulai dari masalah cinta, keluarga, saudara, teman hingga proses menaklukan MIPA tersebut. Namun semuanya bisa terlewati dan berujung dengan manis dengan adanya suntikan energy cinta yang tak lain adalah guru privatnya Egy yang sudah menjuari Olimpiade MIPA Internasional.
    
Novel ini menjadi luar biasa dengan adanya keseimbangan serta keteraturan dalam menyajikan drama konflik serta alur klimaksnya. Maklum, novel ini membutuhkan waktu tiga tahun dalam penentuan proses ending ceritanya. Sehingga pembaca akan merasa terpuaskan, setelah di awal dibawa kedalam rasa penasaran yang menggebu–gebu.

Peresensi: Janatun Firdaus
Pengelola Rumah Baca Abu Bakar PESMA IAIN Walisongo Semarang


(//mbs)

RESENSI »

Jembatan Merah Menggugah Bumi Pertiwi
Jembatan Merah Menggugah Bumi Pertiwi

Setengah abad lebih petualangan anak-anak negeri bergelora mengumandangkan kemerdekaannya, tetapi mengapa bekas perjuangan mereka tidak mengukir di dada para pewaris negeri?

SUARA KEBON SIRIH »

Okezone Gelar Try Out Online UN 2014
Okezone Gelar <i>Try Out Online</i> UN 2014

DALAM waktu dekat, siswa SMA sederajat akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2014 pada 14 April. Ujian ini merupakan puncak kelulusan siswa di bangku sekolah.

CATATAN REDAKSI »

Korupsi Lagi dari Lembaga Bernama Pajak
 Korupsi Lagi dari Lembaga Bernama Pajak

Sudah terjadi berulangkali korupsi yang terjadi di lembaga yang bernama pajak. Patgulipat atau kerjasama di bawah tangan sering dilakukan agar lolos dari kewajiban membayar pajak negara.

ETALASE »

Kabut Asap Kembali Selimuti Riau, Siapa yang Salah?
Kabut Asap Kembali Selimuti Riau, Siapa yang Salah?

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana paling menakutkan bagi warga Riau. Dampaknya sangat menyengsarakan warga, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

OPINI »

L Tantri Kristiani Rahmatianing
Menyambut Perubahan di Bumi Papua
Menyambut Perubahan di Bumi Papua

Demokrasi adalah keadaan negara di mana kedaulatan atau kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Istilah demokrasi sendiri berasal dari kata Latin, yaitu Demos yang berarti rakyat dan Kratos yang berarti pemerintahan, sehingga sering juga diasosiasikan sebagai pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat.