news okezone.com
Okezonenews » Home » Opini » Misi Indonesia dalam KTT RIO+20

getting time ...

OPINI

Ali Rahman

Misi Indonesia dalam KTT RIO+20

Jum'at, 22 Juni 2012 09:23 wib

Pada tanggal 20-22 Juni 2012 atau tepat setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Meksiko usai, dunia akan kembali menggelar perhelatan KTT lain berupa KTT Rio+20. KTT Rio+20 merupakan pertemuan negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai pembangunan dan lingkungan.

KTT Rio+20 ini dilangsungkan tepat 20 tahun sejak penyelenggaraan Konferensi United Nations Conference on Environment and Development (UNCED) di kota yang sama. Konferensi UNCED tahun 1992 itu melahirkan Deklarasi Rio yang berisi tiga komitmen terkait usaha negera-negara di dunia untuk menetapkan pembangunan berwawasan lingkungan. Pertama, negara-negara maju diwajibkan untuk memperhatikan lingkungan pembangunannya. Kedua, negara-negara berkembang diizinkan melanjutkan pembangunan seperti biasa sembari mulai menetapkan model pembangunan hijau. Ketiga, negara-negara maju juga diwajibkan membantu negara-negara berkembang untuk menetapkan pembangunan yang ramah lingkungan baik melalui dukungan pendanaan maupun teknologi.

Konservasi Air

Dalam pertemuan itu delegasi Indonesia akan membahas masalah pembangunan berkelanjutan di bidang air. Hal itu merupakan inisiatif dalam upaya konservasi air. Tidak hanya itu Konferensi Rio+20 merupakan pertemuan puncak terpenting mengenai pembangunan berkelanjutan belakangan ini. Presentasi terkait konservasi air bisa menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dunia internasional mengenai inisiatif terkait masalah air.

Air merupakan elemen paling melimpah di atas bumi yang meliputi 70% permukaan dengan jumlah sekitar 1,4 ribu juta kilometer kubik. Namun hanya sekitar 0,003% yang bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-sehari. Sebagian besar air atau sekitar 97% ada di samudera  dan memiliki kadar garam tinggi.
 
Potensi ketersediaan air bersih di Indonesia dari tahun ke tahun cenderung berkurang akibat rusaknya daerah tangkapan air dan pencemaran lingkungan yang diperkirakan sebesar 15–35% per kapita per tahun. United States Agency for International Development (USAID)  dalam laporannya (2007) menyebutkan penelitian di berbagai kota di Indonesia menunjukkan hampir 100% sumber air minum kita tercemar oleh bakteri E Coli dan Coliform.
 
Di Indonesia pada 2007 tercatat sekitar 13 ribu industri besar dan menengah yang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah. Jumlah ini meningkat sekitar 29% dibanding dengan keadaan pada tahun 2004. Sedangkan untuk industri kecil ada sekitar 94 ribu industri yang berpotensi mencemari air permukaan dan air tanah pada tahun 2007. Jumlah ini menurun sekitar 13 % dibandingkan dengan keadaan pada tahun 2005.

Selain dari industri, penggunaan pupuk dan insektisida di sektor pertanian dan perkebunan juga berpotensi mencemari air. Pada tahun 2006 penggunaan pupuk anorganik dan pestisida meningkat lima kali lipat dibandingkan dengan penggunaan tahun 2004. Sumber pencemaran lain adalah limbah dari rumah tangga. Di Indonesia pada tahun 2007 terdapat sekitar 23% rumah tangga yang tidak mempunyai fasilitas tempat buang air besar.

Sementara itu, masalah penghematan energi juga merupakan isu lain yang potensial menjadi pembahasan dalam KTT Rio+20. Penghematan energi adalah tindakan mengurangi jumlah penggunaan energi. Penghematan energi dapat dicapai dengan penggunaan energi secara efisien dimana manfaat yang sama diperoleh dengan menggunakan energi lebih sedikit, ataupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energi. Penghematan energi dapat menyebabkan berkurangnya biaya, serta meningkatnya nilai lingkungan, keamanan negara, keamanan pribadi, serta kenyamanan.

Penghematan energi adalah unsur yang penting dari sebuah kebijakan energi. Penghematan energi menurunkan konsumsi energi dan permintaan energi per kapita, sehingga dapat menutup meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan populasi. Hal ini mengurangi naiknya biaya energi, dan dapat mengurangi kebutuhan pembangkit energi atau impor energi. Berkurangnya permintaan energi dapat memberikan fleksibilitas dalam memilih metode produksi energi.
Peran Aktif Indonesia

Selain itu, dengan mengurangi emisi, penghematan energi merupakan bagian penting dari mencegah atau mengurangi perubahan iklim. Penghematan energi juga memudahkan digantinya sumber-sumber tak dapat diperbaharui dengan sumber-sumber yang dapat diperbaharui. Penghematan energi sering merupakan cara paling ekonomis dalam menghadapi kekurangan energi, dan merupakan cara yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan meningkatkan produksi energi.

Masalah penurunan kualitas lingkungan hidup memang telah diketahui penyebabnya. Begitu pula solusi bagi masalah itu. Namun, komitmen politik untuk melaksanakan agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berkeadilan harus diakui masih sangat rendah. Karena itu, Indonesia harus berada barisan terdepan dalam mendorong pelaksanaan komiten tersebut.

Keterlibatan Indonesia dalam konferensi Rio+20 merupakan wujud peran aktif partisipasi Indonesia dalam pemecahan masalah-masalah pembangunan dan lingkungan di dunia. Diharapkan nantinya penduduk dunia akan perhatian terhadap pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada lingkungan. Perjuangan Indonesia untuk mengusung isu ini akan berbuah manis jika dunia internasional merespon dengan baik.

ALI RACHMAN
Pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Periode 2011-2104


(//mbs)

RESENSI »

Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan
Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan

Di tengah berkelumitnya kehidupan, seakan makin sulit bagi kita untuk memadukan rasa dan pikiran.

SUARA KEBON SIRIH »

Awak Media Dotcom "Berguru" Ilmu Online di Okezone
Awak Media <i>Dotcom</i> Online di Okezone">

BERBAGI ilmu tidak hanya berlaku untuk guru kepada muridnya saja, sesama teman, sahabat, rekan kerja pun bisa. Bahkan, di dunia bisnis pun berlaku demikian. Saling berbagi ilmu tanpa "menjatuhkan" satu sama lain.

CATATAN REDAKSI »

Bukti Lagi Parpol Tak Punya Kaderisasi
 Bukti Lagi Parpol Tak Punya Kaderisasi

SEJUMLAH Partai politik peserta Pemilu 2014 dinyatakan tak bisa menyertakan daftar calon anggota legislatifnya karena tak memenuhi unsur quota perempuan.

ETALASE »

Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu
Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu

Demi memperbaiki catatan rekor di Guiness Book of Rercord, peselancar kawakan asal Inggiris menjajal Gelombang Tujuh Hantu di Kabupaten Pelalawan, Riau.

OPINI »

Tommy Maulana
PAN dan Impian Kemenangan
PAN dan Impian Kemenangan

Sebelum menyambut pesta demokrasi 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi menetapkan 12 partai nasional untuk mengikuti pemilihan umum 2014 dan 3 partai lokal Aceh.