news okezone.com
Okezonenews » Home » Resensi » Kisah Memantul dari Keterpurukan

getting time ...

RESENSI

Kisah Memantul dari Keterpurukan

Jum'at, 29 Juni 2012 09:36 wib

Judul buku : Bounce, Bangkitlah dari Keterpuruan dan Raihlah Kejayaan
Penulis    : Keith McFarland
Penerjemah : Satrio Wahono
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2012
Tebal buku : xiv + 174
Harga : Rp. 40.000,-

Siapa yang ingin sukses? Semua orang pasti dengan gerak refleknya –gerakan tanpa sadar- berteriak “saya” disertai senyum merekah di bibir.
 
Namun, bagaimana jika kita dihadapkan dengan keadaan berintegrasi dengan idelisme harapan itu. Keterpurukan atau keadaan yang “mengerucut” misalnya, acapkali menciutkan bahkan memutuskan harapan untuk sukses. Pertanyaannya, adakah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi keadaan-keadaan yang tak mengenakkan seperti itu?

Buku Bonce Bangkitlah Dari Keterpurukan dan Raihlah Kesuksesan mungkin salah satu buku yang menyuguhkan hal itu. Buku ini mengisahkan tentang kisah perjuangan Mike Maloney, seorang pemegang kuasa sebuah perusahaan yang labanya lagi “menguap” drastis menuju titik pantul dan menuju kejayaan yang lebih tinggi dari sebelumnya.
 
Alkisah, suatu malam setelah melakukan perjalanan panjang ke Altech Corporation –salah satu dari pelanggan penting yang telah mengancam akan membatalkan kontrak dengan perusahaan Mike beberapa hari lalu- di Midwest, saat badai salju tengah ganasnya menerpa, Mike mampir ke kantornya. Hampir masuk kantor, di luar Boston Mike mendapati sepucuk surat yang berisi pengunduran diri dari salah satu bagian terpenting dalam perusahaannya, vice president operasi. Sontak Mike tercengang seraya menggerutu, “kesabaranku telah abis”.
 
Mike terlihat begitu lelah, tapi ia tahu istrinya, Merry dan anak-anaknya pasti sudah tertidur lelap serta ditambah rasa “sungkan” untuk menceritakan kabar buruk itu Mike pun tak pulang tetapi justru membawa Lexus-nya beberapa blok dari kantornya menuju tempat parkir bersalju di pusat kebugaran 24 jam dan menaruhnya di bawah pendaran kuning lampu jalan.
 
Pusat kebugaran nampak begitu lengang. Hanya ada seoarang gadis di meja depan yang sambil mengantuk sedang bermain solitaire di komputer. “Lama tak melihatmu,” tiba-tiba teriakan seseorang menyeru Mike ketika memasuki ruang ganti. Mike menengok seketika dan melihat Joe Nicks duduk dibangkau panjang sambil melepaskan tali sepatu, dengan keringat mengucur deras dari rambut cepaknya. Maklum Mike dan Joe memang sering berolahraga bersama sejak Joe pulang dari penugasan militernya di Afganistan.

Mike berbincang, dan bercerita panjang lebar kepada Joe atas masalah yang sedang menimpanya. “Dari ceritamu, kedengarannya kehidupanmu mengalami disintegrasi” tanggap Joe merespon cerita Mike. “Ya, aku rasa disintregrasi memang kata yang tepat untuk itu” jawab Mike.

Omong punya omong, tercuatlah secercah motivasi dan harapan cerah untuk membangkitkan kembali perusahaan Mike. Joe mengatakan, “perusahaanmu sedang di jalan menuju kejayaan”. Seakan terkena sengatan lebah, Mike terkejut.
Sambil berjalan memasuki ruang ganti bersama, Joe berhenti di depan sebuah cermin yang berembun akibat kelembapan kamar uap. Dengan jari telunjuk dia menggambar satu bentuk V asimetris besar di cermin tersebut. “Perhatikan, sisi kanan lebih tinggi yang mencerminkan bahwa kau sebenarnya bisa berakhir lebih kuat dibanding saat kau mulai ” jelas Joe menusuri bentuk huruf V.

Joe menatap Mike lurus dan berkata “orang akan menemukan atau mengembangkan keunggulan-keunggulan terpenting mereka saat keadaan sulit”. “Masa sulit adalah satu-satunya saat ketika orang atau time perlu menemukan daya pantul mereka” imbuh Joe. Daya pantul yang dimaksud, diupamakan jatuhnya sebuah bola keras yang terbuat dari karet dan memantul balik.

Pelan namu pasti, Mike Maloney dan para stafnya mulai membangun diri, meniru filosofi bola karet sebagaimana penjelasan Joe. Secara garis besar dapat ditarik enam prinsip utama yang dilakukan untuk memantulkan perusahaan Mike menuju kejayaaan yang lebih dari sebelumnya. Yakni, pertama mau menerima kondisi pantul, mengelola kegelisahan, mengelola faktor-faktor mental, mengelola uang, mengelola misi, dan keenam mengelola moral atau semangat tim.

Prinsip enam itu dielaborasi dengan jelas dalam sub demi sub kisah Mike dalam buku ini. Tak bisa pungkiri memang banyak batu sandungan yang menyelimuti proses kebangkitan perusahaan Mike. Namun, dengan mengedepankan semangat juang serta kekuatan enam prinsip bola karet di atas Mike mampu membangun dan membawa perusahaannya menuju ke kejayaan yang melebihi kejayaan sebelumnya.

Begitulah kisah inspiratif, menyentuh hati, dan menakjubkan menuju kebangkitan dengan menggunakan pantulan keterpurukan laksana bola karet yang jatuh dari ketinggian yang diangkat oleh Keith McFarland dalam buku ini.
Bagi saya buku ini tak hanya wajib dibaca oleh perseorangan yang lagi terjepit keadaan seperti Mike, tetapi juga oleh organisasi bahkan negara sekalipun yang tengah menghadapi keadaan buruk.  Semoga bermanfaat, dan selamat membaca!

Diresensi oleh Noor Aflah, Pimpinan Redaksi Majalah Zenith IAIN Walisongo Semarang.

(//mbs)

RESENSI »

Pengorbanan yang Menimbulkan Kesadaran
Pengorbanan yang Menimbulkan Kesadaran

SMA Eleazar dan Juventina adalah sekolah SMA yang bersaing dalam segi prestasi, juga terkenal akan tawurannya.

SUARA KEBON SIRIH »

Chief Content News Baru di Okezone.com
Chief Content News Baru di Okezone.com

PORTAL berita nasional, Okezone.com, memiliki Chief Content News (Pemimpin Redaksi News) baru, yakni Syukri Rahmatullah.

CATATAN REDAKSI »

Sejarah Tidak Berulang
Sejarah Tidak Berulang

Sejarah berulang menurut peribahasa Prancis. Bisa saja tidak terulang, tapi terbalik. Peribahasa itu boleh jadi keliru. Tapi itu kalau kita mau menyalahkannya.

ETALASE »

Yadnya Kasada di Mata Wong Tengger
Yadnya Kasada di Mata <i>Wong</i> Tengger

Rela bolos sekolah serta rela menunda atau meninggalkan pekerjaan demi melarung sesaji ke kawah Gunung Bromo. Lantas, apa itu Yadnya Kasada di mata orang Tengger?

OPINI »

Ardi Winangun
Pentingnya Power Sharing
Pentingnya Power Sharing

Pemenang Pemilu Presiden, Jokowi, sudah ancang-ancang membentuk susunan para pembantunya, menteri.