news okezone.com
Okezonenews » Home » Resensi » Wandeuk, Potret Hidup Kaum Remaja

getting time ...

RESENSI

Wandeuk, Potret Hidup Kaum Remaja

Jum'at, 13 Juli 2012 14:45 wib

Judul: Wandeuk
ISBN: 978-602-9397-24-6
Penulis: Kim Rye-ryeong
Penerjemah: Seini Intanalia Zalukhu
Tebal:vi+254 hlm
Penerbit: Bentang Belia
Terbitan: I, April 2012

Proses menjadi "orang hebat" memang melelahkan. Ibarat pepatah, untuk menggapai puncak gunung harus rela melalui jalan terjal penuh bebatuan. Artinya, meski harus dilalui dengan jalan menjenuhkan, namun harga sebuah sukses itu adalah kenikmatan tak ternilai. Pencarian sukses ini setidaknya dimulai sejak masa-masa muda. Sebab, masa muda adalah usia segar dengan stamina tubuh dan otak masih menggebu-menggebu.
 
Buku berjudul Wandeuk ini "lumayan" asyik untuk direnungi. Dengan bahasa renyah karya fiksi, kita bisa berselancar tentang tantangan mencapai puncak kesuksesan. Yang terpenting, seperti amanat dalam novel ini seseorang mampu menaklukkan diri sendiri. Masa remaja adalah masa pencaharian. Di usia remaja, segala keinginan tekadang muncul seperti air bah tak terbendung. Sehingga, bagi sekalian pemuda yang tidak mampu mensiasati keinginan yang dicita-citakan bisa menjadi bumerang kepada karir yang ditempuhnya. Sebagian mereka, bisa terjebak kepada tindakan ‘berandalan’.

Dalam novel karya penulis Korea ini, kita diajak bisa bijaksana dalam memaknai kehidupan. Meski dengan alur karya sastra, namun pesan moral dalam buku ini sangat tinggi. Lewat tokoh Wandeuk, penulis mencoba mengapresiasi kehidupan remaja. Tokoh Wandeuk dalam novel ini seperti membagkitkan gairah untuk terus menjadi pemenang dalam kehidupan ini. Karya yang sudah diangkat ke layar lebar denga judul Punch pada tahun 2011 lalu ini sarat dengan lika-liku hidup remaja. Dengan nuansa remaja yang nakal, tokoh dalam novel ini mengambil peran strategis memberikan kritik kepada kepribadian kaum remaja.

Sebagaimana dalam alur karya sastra, penulis novel ini membuka karyanya dengan babak awal mengenai kehidupan sang tokoh. Wandeuk, sebagai tokoh utama dalam novel ini awalnya  adalah anak yang pendiam namun nakal. Dia menbenci gurunya di sekolah (SMA) yang bernama Ddongju. Tetapi, kehadira guri ini memberikan perubahan terhadap mental da semangat hidup Wandeuk. Sang tokoh berhasil melewati cerita-cerita hidupnya dengan jiwa kesatria.

Karya ini memang mengambil setting sekolah dan dunia remaja secara umum. Meski demikian, alur cerita dalam novel ini mengarah dan terarah. Sehingga, membaca karya ini tidak musti ‘rontok rambut kepala’. Yang terpenting, karya ini layak menjadi referensi kalangan muda-mudi menjalani kehidupannya. Manfaat buku ini setidaknya dimaksudkan untuk mengajari muda-mudi konsisten dalam mencoba menjadi orang yang diperhitungkan. Selamat membaca!

ZAITUR RAHEM, Mahasiswa Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan  Aktif menulis di sejumlah media: Radar Surabaya, Kendari Pos, Annida Online, Jawa Pos, Kompas, Majalah KUNTUM Jogjakarta, MPA, Nuonline, Memorandum, Tabloid Info dan majalah Parlemen.


(//mbs)

RESENSI »

Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan
Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan

Di tengah berkelumitnya kehidupan, seakan makin sulit bagi kita untuk memadukan rasa dan pikiran.

SUARA KEBON SIRIH »

Awak Media Dotcom "Berguru" Ilmu Online di Okezone
Awak Media <i>Dotcom</i> Online di Okezone">

BERBAGI ilmu tidak hanya berlaku untuk guru kepada muridnya saja, sesama teman, sahabat, rekan kerja pun bisa. Bahkan, di dunia bisnis pun berlaku demikian. Saling berbagi ilmu tanpa "menjatuhkan" satu sama lain.

CATATAN REDAKSI »

BBM Naik Sambut Bulan Ramadan
BBM Naik Sambut Bulan Ramadan

Ada yang berbeda menjelang Ramadan tahun ini di Indonesia. Pemerintah “berbaik hati” dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sepekan sebelum bulan puasa dimulai.

ETALASE »

Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu
Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu

Demi memperbaiki catatan rekor di Guiness Book of Rercord, peselancar kawakan asal Inggiris menjajal Gelombang Tujuh Hantu di Kabupaten Pelalawan, Riau.

OPINI »

Tommy Maulana
PAN dan Impian Kemenangan
PAN dan Impian Kemenangan

Sebelum menyambut pesta demokrasi 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi menetapkan 12 partai nasional untuk mengikuti pemilihan umum 2014 dan 3 partai lokal Aceh.