news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Menguji Mobil Listrik Jadi Mobil Nasional

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Menguji Mobil Listrik Jadi Mobil Nasional

Syukri Rahmatullah - Okezone
Kamis, 26 Juli 2012 17:15 wib

MOBIL nasional kembali menjadi wacana setelah Dahlan Iskan, Menteri BUMN, menguji coba mobil listrik karya Dasep Ahmadi. Mobil nasional sebelumnya pernah bergaung setelah Wali Kota Solo, Jokowi, menjadikan Esemka sebagai mobil dinasnya.  
Esemka hingga kini masih terganjal uji emisi sehingga belum juga dapat diproduksi secara nasional, padahal sudah banyak orang yang memesan. Lalu, bagaimana dengan nasib mobil listrik yang digadang Dahlan Iskan ini?.
 
Dalam uji coba pertama mobil listrik rakitan Dasep Ahmadi, Dahlan membawa mobil tersebut dari Depok hingga ke kantornya. Tapi, sayang mobil tersebut kehabisan ‘setrum’ setibanya di bundaran Hotel Indonesia.
 
Di dunia otomotif saat ini memang tengah berkembang energi alternatif untuk bahan bakar mobil. Tapi, belum banyak perusahaan otomotif multinasional yang bermain di area ini. Bukan tak mau dan tak punya modal, tapi karena memang banyak sekali hambatan dalam membuat mobil listrik.
 
Beberapa produsen di dunia, sebut saja Nissan meluncurkan Leaf dengan harga di atas 200 jutaan. Mitsubishi juga meluncurkan i-Miev, harganya juga di atas 200 jutaan. Toyota memilih bekerjasama dengan Tesla untuk meluncurkan mobil listrik RAV4 EV. Merek kendaraan roda empat ternama itu lebih memilih hybrid, sebagai tenaga hemat bensin untuk dijual dengan All New Camry-nya.
 
Mobil listrik memang memiliki banyak kendala. Salah satunya adalah yang dialami Dahlan Iskan saat uji coba, batere listriknya habis. Tidak ada pengisian listrik yang mudah ditemukan di pinggir jalan. Sehingga jika habis listrik di dalam batere, maka mobil tidak akan bisa dijalankan alias mogok.
 
Itu adalah kendala pertama. Selanjutnya, seperti yang terjadi pada Nissan Leaf, mobil itu juga pernah mengalami mogok, hal itu disebabkan batere listrik tidak tahan panas.
 
Selanjutnya, jika memang pom listrik akan dikembangkan secara nasional, semua masyarakat juga paham bahwa saat ini Indonesia masih mengalami krisis listrik. Selama ini pengadaan listrik nasional juga masih kurang mencukupi kebutuhan masyarakat. Jangan sampai mobil listrik berkembang, tapi malah byar preet terjadi tiap hari.
 
Dan yang terakhir adalah harga. Beberapa waktu lalu Dasep Ahmadi mematok harga karyanya itu sekira 200 jutaan. Tak ada bedanya dengan Nissan leaf atau i-Miev Mitsubishi. Jika ketiga mobil listrik tersebut diadu di pasaran tentu saja, mobil nasional akan tertinggal.
 
Keunggulan Esemka salah satunya adalah harganya murah. Untuk di kelasnya, Esemka sangat murah dan dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat Indonesia dalam memilih mobil, ditambah dengan rasa nasionalisme. Sehingga banyak orang yakin jika Esemka ‘tak diganjal’ dalam uji emisi tentu bakal laris.
 
Tapi bukan berarti mobil listrik tidak baik, tentu saja karya anak bangsa harus mendapat apresiasi dan dukungan oleh pemerintah. Tapi, harus dipikirkan juga bahwa mobil nasional harus menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia, bukan justru malah nanti menambah masalah.

(uky)

RESENSI »

Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan
Menyingkap Kristal-Kristal Hikmah Kehidupan Kosmopolitan

Di tengah berkelumitnya kehidupan, seakan makin sulit bagi kita untuk memadukan rasa dan pikiran.

SUARA KEBON SIRIH »

Awak Media Dotcom "Berguru" Ilmu Online di Okezone
Awak Media <i>Dotcom</i> Online di Okezone">

BERBAGI ilmu tidak hanya berlaku untuk guru kepada muridnya saja, sesama teman, sahabat, rekan kerja pun bisa. Bahkan, di dunia bisnis pun berlaku demikian. Saling berbagi ilmu tanpa "menjatuhkan" satu sama lain.

CATATAN REDAKSI »

BBM Naik Sambut Bulan Ramadan
BBM Naik Sambut Bulan Ramadan

Ada yang berbeda menjelang Ramadan tahun ini di Indonesia. Pemerintah “berbaik hati” dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sepekan sebelum bulan puasa dimulai.

ETALASE »

Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu
Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu

Demi memperbaiki catatan rekor di Guiness Book of Rercord, peselancar kawakan asal Inggiris menjajal Gelombang Tujuh Hantu di Kabupaten Pelalawan, Riau.

OPINI »

Tommy Maulana
PAN dan Impian Kemenangan
PAN dan Impian Kemenangan

Sebelum menyambut pesta demokrasi 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi menetapkan 12 partai nasional untuk mengikuti pemilihan umum 2014 dan 3 partai lokal Aceh.