news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Jawaban KPK

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Jawaban KPK

Ahmad Dani - Okezone
Selasa, 31 Juli 2012 12:24 wib

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menjawab pidato Presiden SBY terkait dugaan sejumlah instansi negeri yang dikatakan paling korup. Dalam waktu kurang dari sepekan, KPK langsung membuktikan bahwa pidato sang presiden benar adanya.

Dinihari tadi, sejumlah penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Korlantas Mabes Polri di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Komisi antikorupsi itu menciup aroma korupsi dalam proyek alat simulasi Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Bhyangkara tersebut. KPK pun langsung menetapkan pria berinisial 'DS' sebagai tersangka.

KPK terlihat langsung tancap gas usai Presiden berpidato tentang korupsi di Tanah Air yang katanya masih mendapat rapor merah itu. DPR, Pajak dan Mabes Polri adalah sederetan institusi yang disebut presiden berpotensi kuat terjadinya tindakan korupsi. KPK seakan menjawab dengan menggeledah kantor Korlantas Polri. Sebelumnya, seorang petugas pajak di Surabaya tertangkap tangan diduga sedang menerima suap dari wajib pajak. Beberapa waktu lalu menyusul, mantan anggota Badan Anggaran DPR, Emir Moeis berstatus tersangka dalam kasus proyek PLTU Tarahan, Lampung.

Bila melihat reaksi cepat KPK dalam memberantas korupsi itu memang patut diacungi jempol. KPK juga mengklaim tindakan yang mereka lakukan sebagai bukti lembaga yang dipimpin Abraham Samad itu tidak tebang pilih.

Meski demikian, kritikan masih menerpa lembaga yang berkantor di Jalan Rasuna Said, Kuningan ini. Diakui, KPK memang jempolan untuk kasus-kasus korupsi yang melibatkan bukan orang-orang yang berada pada puasat kekuasaan atau mantan penguasa. Tapi untuk kasus besar yang biasanya menjerat sejumlah petinggi negeri ini, KPK lambat bukan main. Alasannya selalu sederhana, KPK hati-hati dan tak ingin tersangka utama menghilangkan bukti.

Contoh kasus Bank Century yang sebenarnya sudah ada keputusan politik di DPR jika bantuan pemerintah untuk bank yang kini bernama Mutiara itu menyalahi aturan, masih jalan di tempat. Begitupun kasus Hambalang dan Wisma Atlet. KPK memang terlalu hati-hati. Bagaimana Pak Samad Cs, apa bisa menjawab kasus besar ini?
(ahm)

RESENSI »

Membaca Gus Dur Lewat Kesufiannya
Membaca Gus Dur Lewat Kesufiannya

Bagaimana membaca sepak terjang Gus Dur yang sepertinya tak terbentuk, sehingga sebagaian kalangan menyebutnya The Drunken Mastes van Indonesia? Banyak yang telah membahas spectrum atau dimensi sepak terjang yang sedemikian luas.

SUARA KEBON SIRIH »

Awak Media Dotcom "Berguru" Ilmu Online di Okezone
Awak Media <i>Dotcom</i> Online di Okezone">

BERBAGI ilmu tidak hanya berlaku untuk guru kepada muridnya saja, sesama teman, sahabat, rekan kerja pun bisa. Bahkan, di dunia bisnis pun berlaku demikian. Saling berbagi ilmu tanpa "menjatuhkan" satu sama lain.

CATATAN REDAKSI »

Cerita Menimbun BBM
Cerita Menimbun BBM

PEMERINTAH katanya akan menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

ETALASE »

Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu
Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu

Demi memperbaiki catatan rekor di Guiness Book of Rercord, peselancar kawakan asal Inggiris menjajal Gelombang Tujuh Hantu di Kabupaten Pelalawan, Riau.

OPINI »

Bambang Arianto
Nasib PKS dalam Politik BBM
Nasib PKS dalam Politik BBM

Polemik kenaikan BBM nyaris menyulut perseteruan parpol koalisi yang dinahkodai Demokrat versus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).