news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Mencari Pinokio di Kasus Century

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Mencari Pinokio di Kasus Century

Syukri Rahmatullah - Okezone
Kamis, 16 Agustus 2012 12:04 wib

SEMALAM, Presiden SBY menggelar jumpa pers. Dia dengan keras membantah pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang menyebut dirinya memimpin rapat untuk mem-bailout Century.

Dewan Pembina Partai Demokrat itu berkilah bahwa rapat yang dihadiri Antasari Azhar di Istana Negara itu membahas mengenai penanganan krisis. Lalu, siapa yang benar. Sayang, tidak seperti Pinokio, jika berbohong maka hidungnya panjang, sehingga mudah dilihat siapa yang bohong, apakah Antasari Azhar atau SBY?.

Antasari Azhar kepada MetroTV mengaku diundang Presiden SBY sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Istana Negara pada Oktober 2008. Dia diundang untuk membahasa rencana pemberian dana talangan Bank Century, karena pemerintah sadar akan dampak hukum atas kebijakan yang rawan penyimpangan tersebut.

Dalam kesempatan itu, kata Antasari, dihadiri Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Menko Polhukam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Gubernur BI Boediono, Andi Mallarangeng, dan Denny Indrayana.

Sepekan setelah rapat tersebut, dia mengaku ditemui Boediono yang masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Dia berkonsultasi mengenai pencegahan korupsi di Bank Indonesia. Sepekan kemudian, Boediono datang lagi, dia memberitahu rencana pihaknya untuk menggelontorkan Rp4,7 triliun untuk menyelamatkan Bank Indover, anak perusahaan BI di Belanda. Saat itu Bank Indover tengah kolaps.

Antasari pun langsung menolak rencana tersebut. Menurutnya Bank Indover tidak perlu diselamatkan dan lebih baik ditutup saja. Ternyata pemerintah mencari bank lain untuk diselamatkan. November 2008, pemerintah memutuskan Bank Century untuk diselamatkan. Antasari mengaku tidak diajak bicara oleh Boediono dalam penyuntikan dana segar buat Bank Century itu.

Tahap pertama, bank yang sudah kolaps itu menerima Rp2,7 triliun pada 23 November 2008. Tahap kedua pada 5 Desember 2008 sebesar Rp2,2 triliun. Tahap ketiga pada 3 Februari 2009 sebesar Rp1,1 triliun. Tahap keempat pada 24 Juli 2009 sebesar Rp630 miliar. Dia tak tahu lagi kelanjutannya karena pada 4 Mei 2009 ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

Tak hanya SBY, sejumlah pihak yang disebut Antasari hadir mengelak. Hatta Rajasa, menyebut apa yang dikatakan SBY adalah fakta yang terjadi di dalam pertemuan. Hendarman Supandji yang kini menjabat Kepala BPPN mengaku lupa, karena peristiwa sudah terjadi sekira dua tahun lalu.

Apa yang diungkapkan Antasari Azhar tentu saja babak baru dalam penanganan korupsi. Pasalnya, sejak kasus ini ditangani diselidiki baru dari pihak Bank Century yang dijerat hukum, yaitu Robert Tantular divonis 4 tahun penjara dan denda Rp50 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dua eks pemilik Bank Century lainnya, Hesham Al Waraq dan Rafat A Rizvi berada di luar negeri dan melawan lewat lembaga arbitrase.

KPK sendiri mengaku akan mendalami pernyataan Antasari Azhar. Hal tersebut bisa berguna dalam penyelidikan kasus Bank Century. Saat ini bola berada di KPK, lembaga antikorupsi ini diharap kembali mendapat ‘suntikan segar’ untuk menuntaskan kasus Century yang selalu ditanyakan masyarakat.

(uky)

RESENSI »

Membaca Gus Dur Lewat Kesufiannya
Membaca Gus Dur Lewat Kesufiannya

Bagaimana membaca sepak terjang Gus Dur yang sepertinya tak terbentuk, sehingga sebagaian kalangan menyebutnya The Drunken Mastes van Indonesia? Banyak yang telah membahas spectrum atau dimensi sepak terjang yang sedemikian luas.

SUARA KEBON SIRIH »

Awak Media Dotcom "Berguru" Ilmu Online di Okezone
Awak Media <i>Dotcom</i> Online di Okezone">

BERBAGI ilmu tidak hanya berlaku untuk guru kepada muridnya saja, sesama teman, sahabat, rekan kerja pun bisa. Bahkan, di dunia bisnis pun berlaku demikian. Saling berbagi ilmu tanpa "menjatuhkan" satu sama lain.

CATATAN REDAKSI »

Cerita Menimbun BBM
Cerita Menimbun BBM

PEMERINTAH katanya akan menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

ETALASE »

Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu
Peselancar Dunia pun Mencoba Taklukkan Gelombang Tujuh Hantu

Demi memperbaiki catatan rekor di Guiness Book of Rercord, peselancar kawakan asal Inggiris menjajal Gelombang Tujuh Hantu di Kabupaten Pelalawan, Riau.

OPINI »

Bambang Arianto
Nasib PKS dalam Politik BBM
Nasib PKS dalam Politik BBM

Polemik kenaikan BBM nyaris menyulut perseteruan parpol koalisi yang dinahkodai Demokrat versus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).