news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Jangan Kau Jual Pulauku!

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Jangan Kau Jual Pulauku!

Syukri Rahmatullah - Okezone
Kamis, 06 September 2012 12:37 wib

KABAR penjualan pulau kembali menyeruak setelah sebuah website melelang dua buah pulau Indonesia, yaitu Pulau Gambar dan Pulau Gili Nangu lengkap dengan fasilitasnya.  
Pulau Gambar seluas 2,2 hektar dijual dengan harga Rp6,8 miliar, sedangkan Nigi Nanggu seluas 4,99 hektar dijual Rp9,9 miliar. Di dalamnya terdapat fasilitas 10 unit cottage, 7 unit bungalow, 1 unit restoran, mini bar, kamar, dan area pengembangbiakan kura-kura.
 
Kisah penjualan pulau ini bukan kali ini saja terjadi, website yang sama, yaitu privateislandonline tahun 2006 lalu juga pernah melelang Pulau Sultan di Kepulauan Riau. Februari 2006, sempat heboh dengan adanya penjualan Pulau Bidadari di Nusa Tenggara Timur dengan harga Rp495 juta oleh H Mahmud.
 
Tahun 2009, tiga pulau Indonesia, yaitu Pulau Makaroni, Pulau Siloniak, dan Pulau Kandui, yang berada di gugusan Kepulauan Mentawai juga dilelang website yang sama, ketiganya dijual mulai USD4-8 juta.
 
Dalam undang-undang agraria, warga negara asing tidak diperkenankan untuk pulau di Indonesia, karena hal tersebut menyangkut kedaulatan negara. Warga asing hanya diperbolehkan mendapat hak guna usaha, yaitu berinvestasi dengan membangun resor-resor di pulau tersebut.
 
Bisnis jual beli dan sewa pulau saat ini memang tengah tumbuh subur di Eropa. Sejumlah pulau dibeli kemudian untuk dijual kembali kepada pengusaha-pengusaha terkenal di dunia.  Salah satu orang kaya dunia yang paling sering mengoleksi pulau adalah sir Richard Branson. Orang kaya dari Inggris itu membeli pulau, dikelolanya untuk disewakan kepada orang-orang berkocek tebal.
 
Sebut saja pulau Necker Island di Karibia. Dia membeli pulau ini saat usianya 26 tahun dengan harga USD60 ribu dalam keadaan tidak terurus. Kemudian, pulau yang menjadi kantornya itu dikelola untuk wisatawan berkocek tebal, harga menikmati pulau itu dalam sehari USD30 ribu, dan banyak peminatnya.
 
Saat ditanya berapa pulau tersebut akan dijual, dia mengaku sudah ada yang menawar USD200 juta untuk pulau pertamanya itu, tapi tak dijualnya. Justru dia terus berekspansi membeli pulau lainnya.
 
Pemerintah pusat di Jakarta, boleh saja menyebut bahwa tindakan jual beli pulau itu tidak diperkenankan. Namun, praktiknya dalam website tersebut dituliskan “sale” atau dijual, bukan “rent” atau disewa. Hal ini membuktikan bahwa kontrol pemerintah terhadap pulau-pulau yang ada di negeri ini sangatlah lemah.
 
Sedangkan website yang melelang pulau-pulau Indonesia tersebut belum mendapatkan teguran keras dari pemerintah Indonesia. Sudah saatnya pemerintah Indonesia tegas dalam melindungi aset negara, salah satunya adalah pulau-pulau di Indonesia. Negara ini dikenal dengan negara maritim yang memiliki ratusan, bahkan ribuan pulau. Tentu saja ini akan menjadi target empuk dari pada pelaku bisnis penjualan pulau.
 
Berhenti menjual pulauku!
 

(uky)

RESENSI »

Antologi Kisah Hidup Orang Sukses
Antologi Kisah Hidup Orang Sukses

Buku bersampul kuning ini kelanjutan Top Words 1. Konsep penulisan Billy Boen tidak jauh berbeda, ia sekadar menggali inspirasi dari para orang sukses. Tujuannya untuk membakar semangat kaum muda bisa berprestasi juga.

SUARA KEBON SIRIH »

Mudik, Jangan Lupa Klik www.okezone.com
Mudik, Jangan Lupa Klik www.okezone.com

Macet, jalur alternatif, posko mudik dan semua informasi mengenai mudik yang dibutuhkan akan tersaji dengan fresh dari situs berita www.okezone.com.

CATATAN REDAKSI »

Bersih-Bersih ala Kepala Daerah
Bersih-Bersih ala Kepala Daerah

Langkah sejumlah kepala daerah untuk menertibkan aparat di lingkungan kerja mereka perlu untuk didukung.

ETALASE »

Asal Mula Kampung 'Seribu Nisan'
Asal Mula Kampung 'Seribu Nisan'

Ihwal Gampong Pande atau Kampung 'Seribu Nisan' bermula saat Sultan Johan Syah mendirikan Istana Kerajaan Aceh Darussalam, tepatnya di tepian Sungai Aceh atau Kuala Naga, pada 1 Ramadan 601 Hijriah atau 22 April 1205 Masehi.

OPINI »

Deny Humaedi Muhammad
Berkah Korupsi Birokrasi
Berkah Korupsi Birokrasi

Dunia publik baik di ranah entertainment  maupun parlement selalu menjadi pusat perhatian masyarakat.