news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Pembuktian Sistem Korup

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Pembuktian Sistem Korup

Ahmad Dani - Okezone
Jum'at, 07 September 2012 11:34 wib

Untuk kesekiankalinya kabar kurang mengenakkan datang dari luar negeri tentang negara bernama Indonesia. World Economic Forum (WEF), sebuah lembaga yang melakukan pemeringkatan daya saing negara menempatkan Indonesia pada posisi buncit. Ini kabar buruk kesekian kali setelah peringkat korupsi yang masih tinggi di Indonesia.

Hasil survei WEF menyatakan, negara dengan peringkat daya saing nomor satu di dunia adalah Swiss. Sementara peringkat AS terus turun dari peringkat lima ke peringkat tujuh tahun ini. Posisi nomor dua diduduki oleh Singapura, dan diikuti Finlandia dan Swedia. Sedangkan Indonesia masih terpaku di posisi buncit alias 50. Posisi itu semakin membuat posisi Indonesia semakin terpuruk di mata dunia.

Korupsi dan penurunan daya saing sebuah negara ternyata juga saling berkaitan jika berkaca pada kasus Indonesia. Penurunan daya saing Indonesia diikuti dengan peringkat negara dengan birokrasi korup tertinggi.Kalau dilihat dari parameter yang digunakan WEF, jelas sekali pembuktian dampak dari sebuah sistem yang korup. Kata WEF Indonesia dimasukkan dalam level negara berdaya saing lemah karena antara lain birokrasi.

Hal itupun diakui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana yang menyebut birokrasi dan pembangunan yang belum merata menjadi salah satu faktor menurunnya daya saing RI.

Selain soal birokrasi, pelayanan kesehatan umum juga menjadi faktor penilaian. Indonesia dianggap masih belum memuaskan dalam hal tersebut. Nah, kalau dilihat dari dua hal itu jelas ada yang tidak beres dengan sistem di Indonesia. Bagaimana tidak, pemerintah sudah menggelontorkan dana mendekati Rp30 triliun untuk kesehatan dan juga sudah mengeluarkan kebijakan otonomi daerah sejak bergulirnya era reformasi.

Seharusnya, dengan dukungan dua hal di atas, kriteria pelayanan kesehatan umum dan pembangunan yang tidak merata antara pusat dan daerah tidak perlu terjadi. Lantas, kenapa masih terjadi? Meski dalam hati, semua orang tentu tahu jawabannya. Kejadian ini menjadi pembuktian dari sistem korup yang terus menggurita di negeri ini. Jangan heran, kalau hal ini terus dibiarkan Indonesia terus terpuruk bahkan kalah dari negara yang baru merdeka misalnya.
(ahm)

RESENSI »

Antologi Kisah Hidup Orang Sukses
Antologi Kisah Hidup Orang Sukses

Buku bersampul kuning ini kelanjutan Top Words 1. Konsep penulisan Billy Boen tidak jauh berbeda, ia sekadar menggali inspirasi dari para orang sukses. Tujuannya untuk membakar semangat kaum muda bisa berprestasi juga.

SUARA KEBON SIRIH »

Mudik, Jangan Lupa Klik www.okezone.com
Mudik, Jangan Lupa Klik www.okezone.com

Macet, jalur alternatif, posko mudik dan semua informasi mengenai mudik yang dibutuhkan akan tersaji dengan fresh dari situs berita www.okezone.com.

CATATAN REDAKSI »

Bersih-Bersih ala Kepala Daerah
Bersih-Bersih ala Kepala Daerah

Langkah sejumlah kepala daerah untuk menertibkan aparat di lingkungan kerja mereka perlu untuk didukung.

ETALASE »

Asal Mula Kampung 'Seribu Nisan'
Asal Mula Kampung 'Seribu Nisan'

Ihwal Gampong Pande atau Kampung 'Seribu Nisan' bermula saat Sultan Johan Syah mendirikan Istana Kerajaan Aceh Darussalam, tepatnya di tepian Sungai Aceh atau Kuala Naga, pada 1 Ramadan 601 Hijriah atau 22 April 1205 Masehi.

OPINI »

Deny Humaedi Muhammad
Berkah Korupsi Birokrasi
Berkah Korupsi Birokrasi

Dunia publik baik di ranah entertainment  maupun parlement selalu menjadi pusat perhatian masyarakat.