news okezone.com
Okezonenews » Home » Resensi » Salat Hajat yang Membuatmu Tidak Sukses

getting time ...

RESENSI

Salat Hajat yang Membuatmu Tidak Sukses

Jum'at, 28 September 2012 10:37 wib

Judul Buku : Kesalahan-Kesalahan Dalam Salat Hajat Yang Membuatmu Tidak Sukses
Penulis    : Rizem Aizid
Penerbit : Diva Press
Cetakan : Desember 2011
Tebal : Cover + 180 halaman
Harga : 30.000


Sebagai makhluk yang berpikir, manusia memiliki keinginan, cita-cita atau suatu hal yang ingin diraih di masa depan. Namun, untuk mewujudkan semua itu, manusia tidak cukup dengan diam dalam penantian. Secara garis besar, ada dua hal yang perlu ditempuh untuk mewujudkan keinginan itu, yakni usaha dan doa. Usaha merupakan ihwal terpenting untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Sebab, tuhan tidak serta-merta memberikan segalanya tanpa ada sabab-musababnya. Maka, usaha itulah sebagai sebab terkabulnya impian itu.

Dalam berusaha, seringkali manusia bertemu dengan berbagai halangan. Entah malas, bosan, dan lainnya. Kemalasan dan kebosanan itu berdampak pada kegagalan.  
Di sisi lain, meskipun seseorang telah berusaha dengan sungguh-sungguh, tetap saja, tidak membuahkan hasil. Disinilah peran doa itu. Benar yang dikatakan pepatah, “Berusaha tanpa doa itu sombong”. Disamping usaha, doa merupakan bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan.

Dalam Islam telah diajarkan cara-cara khusus dalam berdoa. Salah satunya dengan melaksanakan salat hajat. Secara definitif, shalat Hajat adalah shalat sunnah yang dikerjakan apabila seseorang memiliki keinginan (hajat). Tidak dianjurkan melaksanakan salat ini kecuali punya hajat tertentu. Dengan melaksanakan salat hajat diharapkan, impian dapat terwujud dengan segera. Demikian janji Allah akan mengabulkan permohonan hambanya jika si hamba melakukan anjuran-Nya, yakni dengan melaksakan salat hajat.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana jika hal ini telah kita lakukan, sementara impian yang kita inginkan tak jua tercapai? Haruskah kita menyalahkan tuhan karena mengingkari janjinya? Ops, jangan dulu. Sebab boleh jadi, tanpa kita sadari, terdapat kesalahan dalam salat hajat kita hingga tertundanya keinginan kita. Bahkan, secara radikal, dapat menggagalkan terwujudnya impian itu. Sebab, kita telah dianggap mempermainkan Tuhan, sehingga Tuhan pun enggan mengabulkan doa kita. Oleh karenanya, mempelajari tata cara sekaligus hal-hal yang harus dihindari dalam shalat hajat adalah hal paling pokok agar permohonan kita diterima oleh Allah.
Hadirnya buku ini secara spesifik membahas hal ihwal yang harus dihindari dalam salat hajat. Menurut Rizem Aizid, ada beberapa hal berupa kesalahan kesalahan sehingga permohonan kita cendrung ditolak oleh Allah SWT. Misal, melaksanakan shalat hajat pada waktu terlarang, mengabaikan tata cara dalam salat hajat, kurang ikhlas dalam melaksanakan dan lainnya. Semuanya telah dikupas panjang lebar dalam buku setebal 180 halaman ini.

Menariknya, buku ini tidak hanya menjelaskan kesalahan-kesalahan itu. Penulis juga memberikan penjelasan dari setiap kesalahan, yang dibagi kedalam tujuh bab, dengan cukup lugas dan mudah dipahami mengenai esensi tema yang dibahas. Misal, kesalahan shalat sebab tidak khusyuk dalam pelaksanaannya. Berbarengan dengan itu, penulis menjabarkan dengan rinci tentang hakikat khusyuk, urgensi khusuk hingga tata cara agar khusuk dalam shalat. Dengan ini, penulis berharap, pembaca dapat dengan mudah memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan.

Sayangnya, menurut saya, ada unsur pemaksaan oleh penulis hingga buku Kesalahan-kesalahan Dalam Salat Hajat Yang Membuatmu Tidak Sukses ini terbentuk. Karena, pada hakikatnya tujuh kesalahan dalam shalat hajat yang dibahas dalam buku ini sifatnya general, tidak terbatas untuk salat hajat. Sehingga, membaca buku ini nampaknya kurang memberikan nuansa baru yang secara spesifik berkenaan dengan salat hajat itu sendiri.

Terlepas dari itu, kita harus meraba-raba, barangkali benar kegagalan kita selama ini disebabkan oleh penghambaan kita kurang tepat kepada Tuhan. Sehingga, hadirnya buku ini merupakan bagian dari iktiar penulis untuk membimbing kita memperbaiki ke-tidak-tepatan itu. Semoga barokah.

Peresensi: Miftahul Arifin
Peneliti Idea Studies Fakultas Ushuluddi IAIN Walisongo Semarang

(//mbs)

RESENSI »

Ingin Sarjana Sebelum Buta
Ingin Sarjana Sebelum Buta

Dokter memvonis tiga bulan lagi sepasang mata mahasiswi itu akan buta total. Sekarang, satu matanya memang sudah tidak bisa digunakan untuk melihat.

SUARA KEBON SIRIH »

Chief Content News Baru di Okezone.com
Chief Content News Baru di Okezone.com

PORTAL berita nasional, Okezone.com, memiliki Chief Content News (Pemimpin Redaksi News) baru, yakni Syukri Rahmatullah.

CATATAN REDAKSI »

Pemimpin Cengeng di Negeri "Surga" BBM
Pemimpin Cengeng di Negeri

DALAM dua pekan terakhir bangsa Indonesia dihadapkan dengan pembatasan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

ETALASE »

Derita Balita Pengungsi Korban Tsunami Mentawai
Derita Balita Pengungsi Korban Tsunami Mentawai

Gizi buruk dialami sejumlah anak dari pengungsi korban tsunami Mentawai. Minimnya asupan makanan bergizi serta lingkungan yang kotor turut berkontribusi membuat anak-anak tumbuh secara tidak normal.

OPINI »

Ayipudin
Merajut Kembali Kemerdekaan Kita
Merajut Kembali Kemerdekaan Kita

Hari kemerdekaan ibarat lahirnya sang fajar ketika awan gelap membungkus negeri ini dengan pesimisme.