news okezone.com
Okezonenews » Home » Resensi » Bukan Sekadar Ramalan Kosong

getting time ...

RESENSI

Bukan Sekadar Ramalan Kosong

Rabu, 09 Januari 2013 09:46 wib

Judul Buku : Dahsyatnya Ramalan Rasulullah
Penulis    : Syaikh Musthafa Muhammad Abu Al-Mu’athi
Penerjemah : Risyan Nurhakim
Penerbit : Salamadani, Bandung
Tebal : xviii + 326 Halaman
Cetakan    : Pertama, Mei 2012

Beberapa waktu lalu di dunia maya hangat diberitakan tentang sebuah film yang menghina keberadaan Muhammad, Nabi umat Islam. Film Innocence of Muslims karya Sam Bacile, seorang pria keturunan Israel-Amerika yang diunggah via Youtube itu menuai protes dan beberapa aksi di sejumlah Negara. Bahkan, penghinaan terhadap simbol-simbol agama itu menyebabkan Dubes Amerika Serikat di Libia, Christopher Stevens dan beberapa staf, tewas akibat aksi demonstrasi di depan kantor Kedutaan Besar Libia.

Pemutaran film tersebut menjadi hal yang sangat memprihatinkan, karena perilaku itu sudah tidak mencerminkan toleransi beragama. Hinaan dan pelecehan yang disebarkan melalui media tentang imej Rasulullah Muhammad yang tidak hanya sekali terjadi itu setidaknya menjadi perhatian besar, terutama bagi umat yang mengaku umat Nabi Muhammad. Di sinilah pentingnya umat Islam mengenal lebih dekat sosok Nabinya, termasuk mengenal mukjizat atau kelebihan yang diberikan Tuhan kepada Nabi terakhir itu.

Selain Alquran, salah satu mukjizat yang dimiliki Muhammad adalah kemampuannya meramal peristiwa yang akan terjadi, baik semasa hidupnya maupun setelah wafat. Bahkan, hingga tiba hari kiamat kelak. Tentang ramalan dahsyat yang dimiliki Muhammad inilah yang coba dibahas dalam buku Dahsyatnya Ramalan Rasulullah karya Syaikh Musthafa Muhammad Abu Al-Mu’athi.

Secara ringkas buku ini menjelaskan sejumlah peristiwa yang Rasulullah Muhammad prediksikan akan terjadi. Pada kenyataannya, peristiwa yang diprediksikan betul-betul terjadi, baik semasa hidup Muhammad maupun hingga kini, itu terus terjadi (halaman xvi).

Buku ini terbagi menjadi lima bab pembahasan yang secara keseluruhan membahas tentang prediksi Muhammad terhadap apa-apa yang akan terjadi di masa mendatang, atau, yang terjadi pada masa hidupnya. Misal, dalam Bab I membahas tentang ramalan Nabi tentang kondisi sahabat dan keluarganya. Tentang ilham yang diberikan kepada Umar, salah satu pemimpin setelah kepemimpinan Muhammad, kesyahidan Umar, hingga munculnya fitnah pasca kematian Umar (halaman 1-4).

Ramalan tentang penaklukan negeri dan terbunuhnya sejumlah orang kafir dibahas penulis dalam Bab II. Dari peristiwa terusirnya orang-orang Yahudi dari kampung Khaibar, penaklukan Yaman, Syam, Irak, sampai penaklukan Mesir (halaman 69-86). Sementara itu, dalam Bab III penulis memaparkan beberapa ramalan Nabi tentang kondisi Umat Islam sepeninggalnya (halaman 123-169).

Pada Bab IV penulis membahas ramalan tentang pemimpin dan penguasa sepeninggal Rasulullah. Yazid Radhiallahu ‘Anh (r.a.), tercatat sebagai penguasa pertama yang mengubah urusan umat Islam. Hal ini termaktub dalam sebuah hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Ubaidah r.a., “Tiada henti-hentinya urusan umat Islam ini tegak dan adil hingga datang seorang dari Bani Umayyah yang merusak nama baiknya. Orang tersebut bernama Yazid.” (halaman 172).

Ramalan tentang keadaan kaum yang saling membunuh dalam merebut kekuasaan juga dibahas dalam Bab IV. Ini termaktub dalam hadist yang diriwayatkan ‘Ammar r.a., mengutarakan, Muhammad Rasulullah pernah bersabda, “Setelah umatku, akan ada sejumlah pemimpin yang saling membunuh untuk merebut kekuasaan. Sebagian dari mereka membunuh sebagian yang lain.” (halaman 181).

Prediksi yang dipaparkan Nabi terbukti pada masa kepemimpinan Bani Umayyah. Sebagian dari penguasa tersebut membunuh sebagian yang lain. Demikian juga pada era Bani Abbasiyah, terjadi kekacauan sehingga sang anak dapat membunuh ayahnya, saudara membunuh saudaranya yang lain demi mencapai kekuasaan. Hal ini pun bisa kita lihat di era kepemimpinan masa sekarang, di mana pembunuhan atas nama kekuasaan seringkali terjadi (halaman 181).
Dalam pembahasan Bab V buku setebal 326 halaman ini penulis membahas tentang fitnah dan ciri-ciri akhir zaman yang ada relevansinya dengan kejadian-kejadian di era modern ini, seperti beredarnya film Innocence of Muslims yang baru-baru ini terjadi. Dari ramalan tentang bencana dan fitnah atas nama agama dan penganutnya, tentang orang-orang yang menjual murah agama (halaman 214), hingga maraknya peristiwa pembunuhan (perang) di sejumlah tempat (halaman 223).

Buku ini secara eksplisit menjelaskan tentang keotentikan mukjizat Nabi Muhammad yang mampu meramal kejadian-kejadian yang akan terjadi mada masa setelah kehidupannya. Selama ini mungkin kita mengenal para peramal fenomenal dunia seperti Nostra-damus, Dimitrova, Mother Shipton, dan, Jayabaya. Ramalan mereka memang ada yang kebetulan terbukti benar. Tapi, tidak demikian dengan Muhammad. Nubuat atau ramalan Muhammad itu bersifat pasti karena dibimbing oleh wahyu Tuhan.

Buku ini hanya akan menjadi kumpulan terjemahan hadist karena tidak dilengkapi teks hadist asli (berbahasa Arab) jika saja tidak dilengkapi sumber atau catatan kaki dari beberapa kitab klasik karya ulama ternama seperti kitab Sahih Bukhari, Al-Mustadrak, Sunan ibn Majah, atau, kitab Sunan Abu Dawud. Namun, adanya referensi dan indeks hadist yang merujuk pada kitab-kitab klasik terkenal itu meyakinkan pembaca, bahwa buku ini bukan sekadar buku ramalan seperti buku-buku ramalan yang ada. Lebih dari itu, buku ini akan membuka cakrawala berpikir umat manusia di tengah gencarnya fitnah, adu domba, hingga isu terorisme atas nama agama yang mengusik ketenangan umat beragama di seluruh dunia. (*)

Diresensi oleh: Untung Wahyudi, tinggal di Sumenep


(//mbs)

RESENSI »

Ini Bukan Avatar, Tapi Dajjal!
Ini Bukan Avatar, Tapi Dajjal!

Ketika membaca, mendengar atau mengatakan kata Dajjal, yang pertama terpikirkan adalah apakah Dajjal sudah dekat?

SUARA KEBON SIRIH »

Chief Content News Baru di Okezone.com
Chief Content News Baru di Okezone.com

PORTAL berita nasional, Okezone.com, memiliki Chief Content News (Pemimpin Redaksi News) baru, yakni Syukri Rahmatullah.

CATATAN REDAKSI »

BBM Naik Rp3.000, Jokowi dan Rumah Transisi
BBM Naik Rp3.000, Jokowi dan Rumah Transisi

Baru-baru ini, anggota Tim Transisi Jokowi melontarkan pernyataan mengejutkan soal kenaikan harga BBM.

ETALASE »

"Munir" Tetap Suarakan Keadilan

Sunyi, kala belasan pegiat hak asasi manusia (HAM) dari Jaringan Pemuda Batu mengunjungi sebuah makam di TPU Kelurahan Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

OPINI »

Media dan "Revolusi Mental"
Media dan

ADA satu istilah baru yang menarik dalam konstelasi politik belakangan ini, yakni Revolusi Mental.