news okezone.com
Okezonenews » Home » Catatan Redaksi » Mendorong Jokowi Maju Calon Presiden

getting time ...

CATATAN REDAKSI

Mendorong Jokowi Maju Calon Presiden

Syukri Rahmatullah - Okezone
Rabu, 29 Mei 2013 14:26 wib

Belakangan ini aura mendorong Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, untuk bersiap mencalonkan diri sebagai calon presiden 2014 tampaknya sudah mulai berasa.
 
Yang terbaru, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melalui pernyataannya tampaknya sudah memberikan jalan kepada Jokowi untuk bersiap-siap. Megawati yang mendapat mandat dari Rakernas PDI Perjuangan di Bandung beberapa waktu lalu untuk menentukan capres 2014, mengaku tidak akan maju dan mempersilakan kader muda untuk maju.
 
Keputusan Megawati mempersilakan kader muda berdasarkan fakta bahwa calon yang lebih muda banyak diunggulkan dalam pemilu kepala daerah. Hal ini mengambil contoh pemilukada di Jawa Tengah yang belum lama berlangsung yang memenangkan Ganjar Pranowo, yang mengalahkan seniornya Bibit Waluyo, Gubernur Jawa Tengah, yang pernah dicalonkan PDI Perjuangan.
 
Di DKI Jakarta, Joko Widodo mengalahkan incumbent, Fauzi Bowo, yang usianya relatif lebih senior dari Jokowi. Tapi hal itu tidak berlaku di Bali, calon PDI Perjuangan Anak Agung Puspayoga yang relatif lebih muda dikalahkan Made Mangku Pastika yang lebih senior usianya.
 
Disadari atau tidak, PDI Perjuangan saat ini memang tengah mengalami krisis tokoh. Kemenangan telak Jokowi di DKI Jakarta seolah membawa angin segar bagi PDIP. Dan peluang 2014 yang akan datang sebentar lagi, tentu saja tidak akan pilihan lain. Jika ingin menang, PDIP harus mengusung Jokowi. Lihat saja, Jokowi selalu diikutsertakan dalam kampanye di pemilukada beberapa daerah seperti di Jawa Barat, Rieke menggandeng Jokowi. Bahkan hingga menggunakan simbol yang sama, yaitu kotak-kotak. Hasilnya cukup lumayan, Rieke berada di urutan kedua setelah duet Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.
 
Dorongan lainnya juga datang dari eksternal PDIP. Hasil sejumlah lembaga survey mengunggulkan Joko Widodo sebagai calon presiden alternatif dari kalangan muda. Seperti survey Center for Strategic (CSIS) yang menghasilkan elektabilitas Joko Widodo (28,6%) mengalahkan Prabowo Subianto dan Megawati.
 
Dua tokoh yang sering muncul di televisi Prabowo dan Abu Rizal Bakrie, jauh berada di bawah Jokowi dengan 15,6% dan 7%, Megawati sendiri berada di urutan keempat dengan 5,4%.
 
Tak hanya CSIS, sejumlah survey lainnya juga mengunggulkan Joko Widoso sebagai capres alternatif, Pol-Tracking Institute, Pusat Data Bersama, dan Lembaga Survey Jakarta (LSJ).
 
Dari sejumlah nama calon presiden yang beredar memang Jokowi termasuk tokoh yang paling muda, selain Gita Wirjawan. Jusuf Kalla (usia 71 tahun), Aburizal Bakrie (67), Megawati (66), Wiranto (66), Prabowo (62), Pramono Edhie (58), Mahfud MD (56), Jokowi (52), dan Gita Wirjawan (48).
 
Lalu apakah Jokowi akan menerima dorongan tersebut. Hingga saat ini memang Jokowi tidak menyatakan minatnya untuk maju sebagai calon presiden dan akan berkutat serius menangani permasalahan Jakarta. Memang itu yang harus dilakukan Jokowi.
 
Tapi di sisi lain, hal itu akan menimbulkan simpatik di tengah masyarakat. Pada akhirnya, jika Megawati memutuskan Jokowi untuk maju sebagai calon presiden, tentu saja sebagai loyalis PDIP Jokowi tidak akan bisa menolaknya. Tentu saja, prestasi Jokowi selama memimpin Jakarta akan ikut menentukan apakah prestasi di pilpres mendatang.
 
Tinggal tunggu saatnya, dorongan itu akan terus datang dan Jokowi akan maju sebagai calon presiden alternatif.
 

(uky)

RESENSI »

Jembatan Merah Menggugah Bumi Pertiwi
Jembatan Merah Menggugah Bumi Pertiwi

Setengah abad lebih petualangan anak-anak negeri bergelora mengumandangkan kemerdekaannya, tetapi mengapa bekas perjuangan mereka tidak mengukir di dada para pewaris negeri?

SUARA KEBON SIRIH »

Okezone Gelar Try Out Online UN 2014
Okezone Gelar <i>Try Out Online</i> UN 2014

DALAM waktu dekat, siswa SMA sederajat akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2014 pada 14 April. Ujian ini merupakan puncak kelulusan siswa di bangku sekolah.

CATATAN REDAKSI »

Melanggar Hukum di Sekolah Asing
Melanggar Hukum di Sekolah Asing

SEKOLAH adalah wadah untuk mendidik anak-anak. Tujuannya, mengajarkan anak untuk menjadi individu yang mampu memajukan bangsa.

ETALASE »

Kabut Asap Kembali Selimuti Riau, Siapa yang Salah?
Kabut Asap Kembali Selimuti Riau, Siapa yang Salah?

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana paling menakutkan bagi warga Riau. Dampaknya sangat menyengsarakan warga, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lainnya.

OPINI »

Ahmad Bhumi Nalaputra
Sikap Indonesia Terhadap Aneksasi Rusia di Ukraina
Sikap Indonesia Terhadap Aneksasi Rusia di Ukraina

Tindakan unilateral Rusia dalam menduduki daerah Crimea yang merupakan bagian dari negara Ukraina, merupakan preseden buruk bagi kedaulatan negara dan penegakan hukum internasional.